Judi Poker Online? Begini Pandangan Islam dan Undang Undang

Judi Poker Online? Begini Pandangan Islam dan Undang Undang – Permainan kartu yang sudah dikenal sejak lama adalah poker. Bahkan, hingga saat ini permainan poker masih sering dimainkan dan penggemar poker juga semakin bertambah semenjak munculnya, poker online dan aplikasi bermain poker di Android. Bagi para pemain judi, mungkin poker menjadi permainan yang sudah tidak asing lagi.

Kehadiran poker online membuat banyak orang beralih dari casino dan hanya bermain saja di rumah. Hal ini menjadi bukti bahwa situs togel online mulai berkembang di dunia perjudian. Namun yang namanya judi, di Indonesia sendiri sudah menjadi hal illegal. Jika sudah menjadi hal illegal tentu ada hukum yang berlaku bagi para pelakunya. Selain itu, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, judi juga hal yang haram juga. Lantas bagaimana hukum judi poker menurut islam dan undang undang.

Hukum adat akan judi poker

Untuk beberapa kebudayaan di Indonesia, mungkin judi bukan perkara yang terlalu penting. Bahkan judi menjadi hal yang sangat lumrah. Tak ayal kalau tidak ada hukum adat yang mengatur akan hukum judi poker itu sendiri. Namun berbeda dengan daerah Aceh yang menerapkan hukum cambuk sebagai hukum adat untuk para penjudi. Aceh sendiri memiliki hukum yang mengatur perjudian, yakni Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 13 tahun 2003 tentang masir atau perjudian.

Pandangan islam akan judi poker

Sebagai negara muslim terbesar, tentunya Indonesia akan berpedoman pada Al Quran dan hadist dalam setiap perbuatan di hidupnya. Hukum judi poker menurut islam sudah sangat jelas haram hukumnya. Hal ini sudah dijelaskan dalam Q.S Al Maidah ayat 90. Dalam Q.S Al – Maidah ayat 90 menerangkan akan bahaya bermain judi. Judi sendiri juga disamakan dengan berkurban untuk berhala dan mengonsumsi khamar. Artinya, bermain judi juga akan mendapatan dosa yang sama seperti kedua perkara tersebut. Seperti yang diketahui kedua perkara tersebut adalah perbuatan setan yang harus dijauhi agar kita sebagai umat manusia selalu beruntung.

Lebih tegas lagi, Q.S Al – Maidah ayat 90 menyebutkan bahwa setan akan selalu mengoba manusia dan menciptakan permusuhan serta perpecahan di antara kedua manusia dengan judi dan minum khamat. Dari dua hal itu pula, setan juga akan menjauhkan manusia untuk mengingat dan beribadah kepada Allah.

Kedua ayat di atas sudah menjabarkan bahwa islam memang melarang umatnya untuk bermain judi, salah satunya judi poker. Pasalnya, memang tidak ada keuntungannya dan hanya menimbulkan kesesatan saja.

Judi poker menurut undang undang 

Sebagai negara hukum, Indonesia mengatur kehidupan penduduknya sesuai dengan hukum yang berlaku. Di Indonesia sendiri, Hukum judi sendiri diatur dalam pasal 303 KUHP ayat 1 menjelaskan bahwa ancaman pidana penjara untuk pelaku judi adalah maksimal 10 tahun penjara dan denda paling besar 25 juta rupiah kalau tidak mendapatkan izin.

Lebih lanjut lagi, pasal 303 ayat 1 KUHP mengatakan jika pelaku judi akan mendapatkan hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun dengan denda paling besar 10 juta, apabila sengaja bermain judi dan melanggar pasal 303 atau ikuti turut bermain judi di jalan umum, terkecuali ada izin dari pihak yang berwenang untuk melakukan perjudian. Hukum pidana akan menjerat lebih jika judi kembali dilakukan dalam kurun waktu tahun. Di mana, pelaku akan dikenakan sanksi penjara maksimal 6 tahun lamanya dan denda paling besar 15 juta rupiah.

Hukum judi sendiri diatur dalam pasal 303 KUHP ayat 1 menjelaskan bahwa ancaman pidana penjara untuk pelaku judi adalah maksimal 10 tahun penjara dan denda paling besar 25 juta rupiah kalau tidak mendapatkan izin.

Lebih lanjut lagi, pasal 303 ayat 1 KUHP mengatakan jika pelaku judi akan mendapatkan hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun dengan denda paling besar 10 juta, apabila sengaja bermain judi dan melanggar pasal 303 atau ikuti turut bermain judi di jalan umum, terkecuali ada izin dari pihak yang berwenang untuk melakukan perjudian. Hukum pidana akan menjerat lebih jika judi kembali dilakukan dalam kurun waktu tahun. Di mana, pelaku akan dikenakan sanksi penjara maksimal 6 tahun lamanya dan denda paling besar 15 juta rupiah.

Hukum judi sendiri diatur dalam pasal 303 KUHP ayat 1 menjelaskan bahwa ancaman pidana penjara untuk pelaku judi adalah maksimal 10 tahun penjara dan denda paling besar 25 juta rupiah kalau tidak mendapatkan izin.

Lebih lanjut lagi, pasal 303 ayat 1 KUHP mengatakan jika pelaku judi akan mendapatkan hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun dengan denda paling besar 10 juta, apabila sengaja bermain judi dan melanggar pasal 303 atau ikuti turut bermain judi di jalan umum, terkecuali ada izin dari pihak yang berwenang untuk melakukan perjudian. Hukum judi poker menurut undang undang akan menjerat lebih jika judi kembali dilakukan dalam kurun waktu tahun. Di mana, pelaku akan dikenakan sanksi penjara maksimal 6 tahun lamanya dan denda paling besar 15 juta rupiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *